Ketika membeli produk untuk kebutuhan proyek kelistrikan, harga sering menjadi salah satu pertimbangan utama.
Ada supplier yang menawarkan harga lebih murah. Ada produk yang secara fisik terlihat sama. Bahkan terkadang kemasannya pun terlihat meyakinkan.
Namun, untuk produk yang digunakan dalam instalasi kelistrikan dan kebutuhan industri, pertanyaannya seharusnya bukan hanya:
“Apakah produk ini Raychem asli?”
Tetapi juga:
“Dari mana produk ini diperoleh dan bagaimana saya bisa memastikan produk yang saya terima sesuai dengan kebutuhan proyek?”
Inilah alasan mengapa sumber pengadaan menjadi bagian penting ketika membeli produk Raychem.
Produk Asli Tetap Harus Sesuai Spesifikasi
Keaslian produk merupakan hal yang penting. Namun, produk asli saja belum tentu otomatis menjadi pilihan yang tepat untuk sebuah proyek.
Setiap aplikasi memiliki kebutuhan yang berbeda.
Pemilihan produk dapat berkaitan dengan:
- Jenis kabel
- Ukuran kabel
- Tegangan kerja
- Jenis sambungan atau terminasi
- Kondisi lingkungan
- Temperatur operasi
- Kebutuhan instalasi
- Spesifikasi teknis proyek
Artinya, pembelian sebaiknya tidak hanya berdasarkan nama merek.
Menyebut “butuh Raychem” belum cukup.
Tim procurement dan engineering idealnya memiliki informasi produk yang lebih spesifik sehingga supplier dapat membantu memastikan produk yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan.
Risiko Terbesar Bukan Selalu Produk Palsu
Ketika membicarakan produk palsu, perhatian biasanya langsung tertuju pada kemungkinan mendapatkan barang tiruan.
Padahal dalam pengadaan produk industri, terdapat risiko lain yang juga perlu diperhatikan.
Misalnya:
Produk benar, tetapi part number tidak sesuai.
Produk benar, tetapi ukurannya tidak sesuai dengan kabel yang digunakan.
Produk benar, tetapi spesifikasinya tidak memenuhi kebutuhan aplikasi.
Produk benar, tetapi dokumentasi yang dibutuhkan proyek tidak tersedia.
Masalah seperti ini dapat membuat proses pengadaan menjadi lebih panjang dan berpotensi menimbulkan biaya tambahan.
Karena itu, proses pembelian sebaiknya tidak berhenti pada pemeriksaan fisik barang.
Mengapa Supplier Menjadi Bagian dari Proses Verifikasi?
Supplier bukan hanya tempat untuk membeli barang.
Dalam pengadaan produk industri, supplier yang memahami produk dapat membantu menjembatani kebutuhan antara engineering, procurement, dan produk yang akan digunakan di lapangan.
Contohnya, ketika pelanggan memberikan informasi:
“Kami membutuhkan terminasi untuk kabel dengan ukuran dan tegangan tertentu.”
Supplier yang memahami produk dapat membantu mengarahkan pencarian ke produk yang sesuai, kemudian melakukan pengecekan berdasarkan part number dan spesifikasi yang dibutuhkan.
Hal ini jauh lebih aman dibandingkan sekadar mencari produk berdasarkan foto atau nama umum.
Harga Murah Belum Tentu Lebih Hemat
Dalam pembelian produk industri, harga murah memang menarik.
Namun, ada perbedaan antara:
harga pembelian murah
dan
biaya keseluruhan yang rendah.
Bayangkan sebuah produk dibeli dengan harga lebih murah, tetapi kemudian diketahui tidak sesuai dengan kebutuhan proyek.
Kemungkinan konsekuensinya dapat berupa:
- Penggantian produk
- Pengiriman ulang
- Keterlambatan pekerjaan
- Waktu teknisi terbuang
- Biaya instalasi tambahan
- Gangguan terhadap jadwal proyek
Jika hal tersebut terjadi, selisih harga yang awalnya terlihat menguntungkan bisa menjadi tidak berarti.
Karena itu, untuk kebutuhan industri, harga sebaiknya dilihat bersama dengan risiko, ketepatan spesifikasi, dokumentasi, dan dukungan supplier.