Cable gland, atau sering juga disebut kelenjar kabel, adalah salah satu komponen penting yang sering diabaikan dalam instalasi kabel. Meskipun ukurannya kecil, perannya sangat krusial dalam menjaga keamanan dan keandalan sistem kelistrikan. Alat ini berfungsi sebagai penyambung dan pelindung antara kabel dengan peralatan listrik, kotak panel, atau mesin.
Fungsi Utama Cable Gland
- Penyegelan (Sealing): Ini adalah fungsi terpenting. Cable gland menyegel celah tempat kabel masuk ke dalam perangkat, mencegah masuknya debu, air, kelembapan, dan bahan korosif lainnya. Penyegelan yang baik sangat penting untuk menjaga integritas peralatan, terutama di lingkungan yang keras atau basah.
- Penjepitan (Clamping): Cable gland menjepit kabel dengan kuat, memastikan kabel tidak mudah bergerak atau tertarik keluar dari posisinya. Ini mencegah kerusakan pada sambungan internal akibat tegangan mekanis.
- Pereda Regangan (Strain Relief): Alat ini juga berfungsi sebagai pereda regangan yang melindungi kabel dari tekanan tarik. Ketika kabel ditarik atau digerakkan, cable gland akan menyerap sebagian besar tegangan tersebut sehingga tidak merusak terminal atau sambungan di dalam perangkat.
- Perlindungan Lingkungan: Cable gland memberikan perlindungan terhadap lingkungan eksternal. Tingkat perlindungan ini biasanya diukur dengan peringkat IP (Ingress Protection). Peringkat IP yang lebih tinggi, seperti IP68, menunjukkan ketahanan yang lebih baik terhadap air dan debu.
Jenis-jenis Cable Gland Berdasarkan Bahan dan Aplikasi
Cable gland tersedia dalam berbagai jenis, tergantung pada bahan dan aplikasi yang dibutuhkan.
Berdasarkan Bahan:
- Plastik/Nilon: Jenis ini umum digunakan untuk aplikasi ringan dan lingkungan yang tidak terlalu ekstrem. Harganya terjangkau dan mudah dipasang.
- Logam (Kuningan, Stainless Steel): Bahan ini dipilih untuk aplikasi yang membutuhkan ketahanan mekanis, korosi, dan suhu tinggi. Sangat cocok untuk lingkungan industri berat, pabrik, atau area yang rentan terhadap bahan kimia.